Sabtu, 24 Mei 2014

Janji Allah Swt Bagi yang Melaksanakan Shalat Tahajud

Keindahan & Keuntungan Shalat Malam

Janji Allah Swt Bagi yang Melaksanakan Shalat Tahajud. Shalat malam adalah shalat yang posisinya sangat sentral diantara shalat sunah lainnya. Rasulullah Saw. Pernah ditanya, “Shalat apakah yang lebih utama setelah shalat lima waktu,” Beliau dengan tegas menjawab, “Shalat malam!” (HR Muslim).

Beberapa keutamaan yang didapat oleh para penikmat shalat malam. Diataranya adalah 
  1. Tercatat sebagai orang yang baik dan berhak mendapatkan anugerah rahmat-Nya. (QS Adz-Dzariyt [51]: 15-18)
  2. Mendapatkan penyempurnaan atas kekurangan dalam ibadah wajibnya sehingga bisa menempati derajat yang terpuji (QS Al-Isra’[17]: 79).
  3. Mendapatkan pujian dari Allah Swt (QS Al-Furqan[25]: 63-64). 
  4. Dipersaksikan sebagai orang yang beriman (QS As-Sajadah[32]: 16). 
  5. Dibedakan derajatnya dengan yang malas (QS Az-Zumar[39]: 9).
Abdullah bin Amr bin Al—‘Aish r.a. berkata, Rasulullah Saw. Berakat kepadaku, “Abdullah, kau jangann seperti Fulan yang pernah mendirikan shalat malam kemudian meninggalkanya,” (HR Bukhari-Muslim).

Salman Al-Farisi meriwayatkan, Rasulullah Saw. Bersabda, “Kerjakanlah shalat malam, sebab itu adalahh kebiasaan orang-orang soleh sebelum kamu, jalan mendekatkan diri kepada Tuhan, penebus kejelekan-kejelekan, pencegah dosa, serta penghalau penyakit.”

Salim bin Abdullah bin Umar r.a bercerita kepada Hafshah r.a., istri Rasulullah Saw. “Biasanya jika seseorang bermimpi saat Nabi Saw. masih hidup , dia menceritakannya kepada beliau. Aku berharap dapat bermimpi sehingga bisa menceritakannya kepada beliau. Saat masih muda, aku punya kebiasaan tidur di Masjid. Suatu waktu aku bermimpi seakan-akan dua malaikat memegangku dan membawaku ke neraka yang ternyata dibangun seperti sumur dan memiliki tanduk. Lalu di dalamnya terdapat sejumlah orang yang kukenal. Maka akupun berkata, ‘Aku berlindung kepada Allah Swt. Dari neraka.’ Aku bertemu dengan malaikat lain yang berkata kepadaku, ‘jangan takut.’”

Cerita ini lalu disampaikan oleh Hafshah kepada Nabi Saw., beliau bersabda, “Sebaik-baik laki-laki adalah Abdullah ketika mau shalat malam.” Setelah itu, ia hanya tidur sebentar di malam hari.

Abu Hurairah r.a. meriwayatkan Nabi Saw. bersabda, “Setan akan mengikat tengkuk kalian yang tidur dengan tiga ikatan. Ia menepukkan pada setiap ikatan; ‘Bagimu malam yang panjang, maka tidurlah.’ Apabila ia bangun dan berzikir mengingat Allah Swt., maka terbukalah satu ikatan. Apabila ia berwudhu, terbuka pula satu ikatan. Apabila ia shalat, terbukalah satu ikatan lagi. Maka di pagi hari ia segar dan bersemangat. Jika tidak, niscaya di paggi hari hari perasaannya buruk dan malas.”

Abu Hurairah r.a.  meriwayatkan Rasulullah Saw. bersabda, “Tuhan kita turn setiap malam ke langit dunia pada sepertiga malamterakhir, dan berfirman, ‘Siapa yang berdo’a kepada-Ku, pasti Aku kabulkan, siapa yang memohon kepada-Ku pasti Aku beri, dan siapa yang memohon ampun epada-Ku, pasti Aku ampuni”. (HR Al-Jama’ah).

‘Amr bin Al-‘Ash meriwayatkan Rasulullah Saw. bersabda, “Sedekat-dekat hamba kepada Allah Swt. Adalah pada tengah malam yang terakhir. Apabila engkau bisa termasuk golongan orang-orang yang berzikir mengingat Allah Swt. Pada saat itu, maka lakukanlah.” (HR Al-Hakim).

Abu Hurairah r.a. meriwayatan Rasulullah Saw. bersabda, “Apabila seseorang membangunkan istrinya pada waktu malam, lalu keduanya shalat dua rakaat, maka mereka tercatat dalam golongan orang0orang yang selalu berzikir,” (HR Abu-Daud).



Referensi : M.Abd.Syukur, M.Muslih Aziz, M.Syamsul Yakin (2007), 7 Sunnah Harian Nabi Saw. Menjadikan Hidup Lebih Bermakna dengan Amalan Sederhana, PT Mizan Publika, Jakarta Selatan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Label